Bangga, itulah yang kini dirasakan Ibu Nurnaningsih. Janda dengan tiga orang anak ini memang sedang berbahagia karena telah berhasil mengantarkan putra bungsunya menjadi seorang polisi. Perjuangannya untuk menjadikan anaknya sebagai bintara ini memang terbilang cukup berat.
Ditinggal suami untuk selamanya sejak 6 tahun silam, membuat Ibu Nurnaningsih harus berjuang sendiri menghidupi diri dan tiga orang anaknya. Hidup penuh kesederhanaan, namun tak lantas membuatnya menyerah. Semangatnya untuk terus berusaha demi anak-anaknya tak pernah surut.
Tak punya tempat tinggal, Ibu Nurnaningsih dan ketiga anaknya hanya hidup menumpang di garasi truk milik tetangganya. Garasi tersebut diaturnya sedemikian rupa sehingga menjadi layak untuk ditinggali.
Bergantung hidup dengan berjualan kerupuk beras, ia tetap gigih memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Meski penghasilannya hanya Rp10.000 sampai Rp20.000 per hari, Ibu Nurnaningsih berhasil menyekolahkan putra bungsunya sampai tingkat akhir.
Hingga pada 2015, akhirnya Rizky Tri Wiyono, putra bungsunya berhasil lulus sekolah menengah atas. Sebagai anak yang ulet dan cerdas, Rizky memutuskan untuk megikuti seleksi Bintara Polri. Berkat kerja keras dan doa dari sang ibu, membuatnya lolos seleksi tersebut tanpa biaya sepeserpun.
Bahkan, atas kecakapannya di bidan informatika, Bripda Rizky yang saat ini berdinas di Divisi TIK Mabes Polri mendapatkan beasiswa di Universitas Telkom Bandung guna menempuh gelar S1-nya.
Perjuangan Ibu Nurnaningsih ini menjadi viral di dunia maya setelah kisahnya diunggah akun Facebook Yuni Rusmini. Banyak netizen yang memuji dan merasa salut atas keberhasilan Ibu Nurnaningsih dalam mendidik anak-anaknya.